Jalur Wisata Dieng Tertutup Longsor, Arus Lalu Lintas Tersendat Empat Jam

Diguyur hujan deras sebuah tebing dengan tinggi 15 meter di wilayah Kalilembu Kecamatan Kejajar, Wonosobo mengalami longsor, Sabtu (9/2) sekitar pukul 08.00. Material longsor menutup hampir seluruh badan jalan menuju Obyek Wisata Dieng. Akibat longsor tersebut, arus lalu lintas mengalami kemacetan hampir empat jam.

Kapolsek Kejajar, AKP Sukirman mengungkapkan, longsor diakibatkan intensitas hujan yang cukup tinggi. Hal itu menyebabkan tebing curam yang berada di Kalilembu Kecamatan Kejajar mengalami longsor. Arus lalu lintas tersendat, hanya kendaraan roda dua yang bisa melintas di tepian jalur tersebut.

"Tanah longsor terjadi sekitar pukul 08.00. Longsor terjadi diduga disebabkan karena hujan deras yang mengguyur wilayah Wonosobo sejak malam hari. Beruntung tidak ada korban, baik luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut. Karena, pada saat kejadian tidak ada kendaraan yang sedang melintas di area tersebut," tutur dia.

Disebutkan, material tanah longsor yang menutup badan jalan, tebal sekitar empat meter. Namun, dengan bantuan petugas beserta warga yang sigap, akhirnya jalan bisa dibuka dan arus lalu lintas lancar kembali. "Arus lalu lintas menuju Obyek Wisata Dieng sempat tersendat sekitar empat jam, karena sebagian badan jalan tertutup material longsor," bebernya.

Saat ini arus sudah dibuka total dan bisa dilintasi semua kendaraan. Namun demikian pihaknya tetap mengimbau agar pengguna jalan yang akan ke Dieng maupun turun dari Dieng tetap berhati-hati, karena kondisi jalan masih licin dan rawan longsor. Hal ini karena wilayah Dieng masih sering diguyur hujan, sehingga rawan memicu longsoran-longsoran kecil di sejumlah tebing sepanjang arah Dieng.